Bau Bau – Harga Beras, Bawang hingga Ikan Naik di Pasar Wameo Kota Baubau Jelang Natal dan Tahun Baru 2026. Harga beras, minyak goreng hingga bawang naik di pasar tradisional Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Pantauan TribunnewsSultra.com di Pasar Wameo Kecamatan Batupoaro, Kamis (27/11/2025), harga bawang merah kini dibanderol Rp45 ribu per kilogram, bawang putih Rp40 per kilogram. Padahal bawang merah biasanya dibanderol Rp35-40ribu per kilogram. Kemiri juga saat ini sudah dibanderol Rp50ribu per kilogram. Sedangkan telur saat ini dibanderol Rp54 ribu hingga Rp60 ribu per rak.
Sementara harga beras berdasarkan pengakuan seorang pedagang, pihaknya menjual Rp14ribu per liter dari sebelumnya hanya Rp12 ribu per liter. Pedagang beras juga tampak mengeluh ke Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu saat menyidak pasar. Inspeksi dadakan itu untuk memastikan harga dan ketersediaan sejumlah komoditi seperti beras, minyak, bawang, serta lainnya dalam kondisi mencukupi kebutuhan masyarakat jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.
Harga naik, karena dari Selatan juga harganya naik,” keluhnya pada Hamsinah saat sidak berlangsung.
Ia berpendapat harga akan kembali stabil jika Badan Urusan Logistik atau Bulog kembali menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) pada masyarkat seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. “Ada yang sampai Rp800 ribu per karung, tapi bisa mencapai harga terendah setelah SPHP disalurkan,” tambahnya.
Baca Juga : Pria Tewas Dililit Ular 6 Meter saat Hendak Pulang dari Kebun di Buton Selatan Sulawesi Tenggara

Meskipun begitu, Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu berpendapat harga masih dapat dikendalikan jika Bulog memiliki stok aman. “Di pasar memang ada lonjakan tipis, tapi sementara sih tampaknya aman. Beras merupakan komponen pembentuk angka inflasi yang cukup dominan, jadi ketika bisa mengendalikan harga beras, maka yang lainnya bisa sedikit mengikuti,” ujarnya saat diwawancarai.
Kata dia, pasokan Bulog hingga akhir tahun masih aman, begitu juga stok di distributor. Selain rempah dan beras, kenaikan harga ikan juga terjadi sebab memasuki awal musim hujan saat ini. “Akhir tahun dengan musim pancaroba, kita ini sangat tergantung sama nelayan, ketika melaut ada ikan, tapi jika musim cuaca buruk. Problemnya kita belum bisa stok, itu juga yang sedang kami usahakan,” ujar.
Untuk diketahui, sidak dilakukan di dua lokasi yakni di Pasar Wameo Kota Baubau dan Penjual beras depan pintu gerbang masuk Jembatan Batu. Lokasi ini berjarak 1 kilometer dengan 4 menit berkendara menggunakan motor ataupun mobil dari Pelabuhan Murhum Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Wale, Kecamatan Wolio.





